Tiba di Negeri Austria – Persiapan Undangan Keluarga


Sebagian besar dari kita tentu akan merasa berat jika harus meninggalkan keluarga dalam waktu yang relatif sangat lama, apalagi dipisahkan oleh jarak yang memiliki perbedaan waktu 6 jam. Pilihan untuk tetap dapat tinggal bersama keluarga di perantauan tentu akan diupayakan sekuat tenaga dengan segala konsekuensi yang akan dihadapi. 

Untuk dapat membawa serta keluarga tinggal bersama kita di Austria bukanlah hal mudah, apalagi dengan status kita sebagai mahasiswa pendatang. Ada banyak persyaratan yang harus kita penuhi, sebelum pihak imigrasi memberikan izin bagi kita untuk membawa keluarga. Izin tinggal ini diperlukan jika keluarga kita akan berada di Austria dengan jangka waktu lebih dari 6 bulan. Jika ternyata hanya berkunjung biasa selama kurang dari 3 bulan, cukup mengajukan Visa-C saja dengan syarat yang tentu lebih mudah.

Hal yang paling esensial dalam pengajuan izin tinggal keluarga adalah kelayakan rumah dan kemampuan finansial yang kita miliki.

Rumah yang dinilai layak oleh otoritas pemerintah di Austria adalah rumah yang memiliki rata-rata luas 10-14 m2/orang. Artinya, jika kita akan membawa keluarga yang terdiri dari istri dan 2 orang anak, misalnya, maka kita perlu rumah dengan ukuran minimal 40 m2.

Perkara mencari rumah bukan juga hal yang mudah. Cerita pengalaman teman-teman di Austria, mencari rumah di Austria ini penuh dengan perjuangan. Tidak semua penyewa rumah merasa nyaman jika rumahnya disewakan kepada Ausländer atau pendatang. Tapi tidak perlu khawatir. Jika memang sudah rizkinya, insyaAllah akan ada jalan untuk mendapatkan rumah. InsyaAllah ini akan menjadi cerita kenangan ketika kelak kembali ke tanah air. Jika sudah ada penyewa yang sepakat akan menyewakan rumahnya kepada kita, jangan lupa untuk segera membuat surat kontrak, karena dokumen ini diperlukan sebagai bukti rencana domisili dalam pengajuan izin tinggal keluarga kita.

Hal berat berikutnya yang perlu kita siapkan adalah kemampuan finansial. Pihak Kementerian Federal untuk urusan Luar Negeri, dalam dokumen yang bernama “Informationsbroschüre über die Unterhaltsberechnung im Niederlassungs- und Aufenthaltsgesetz” menyatakan syarat kemampuan finansial sebagai berikut:

  1. Penghasilan Minimal untuk tinggal bersama pasangan adalah EUR 1.334,17 per bulan
  2. Jika terdapat anak yang akan tinggal bersama, maka ditambah EUR 137,30 per anak per bulan.
  3. (info lebih lengkap bisa dilihat di sini)

Dengan nomimal syarat tersebut, jika akan tinggal bersama istri dan 2 orang anak, maka kita perlu dana minimal sebesar EUR 1.334,17 + EUR 137,30 x 2 (disesuaikan dengan anak yang akan kita bawa) = EUR 1.608,77 per bulan atau EUR 19.305,24 per tahun (jangan coba2 dikonversi ke rupiah karena ini setara dengan harga mobil avanza pada tahun 2010an). Jika kita penerima beasiswa, bukti keterangan beasiswa kita selama setahun bisa menjadi pengurang kebutuhan dana yang diperlukan. Sisanya kita tutupi dengan dana tunai yang kita simpan di rekening kita. Perlu diperhatikan, nominal tersebut sifatnya minimal dan bisa jadi ada perbedaan kebijakan di setiap distrik, misalnya dengan memasukkan biaya sewa rumah dan asuransi dalam perhitungan jaminan sebagai kemampuan finansial. Akibatnya, dana yang kita perlukan menjadi lebih besar.

Dokumen berikut yang perlu disiapkan adalah surat jaminan kita bagi anggota keluarga yang akan datang. Dokumen ini namanya “Haftungserklarung” yang ditandatangani oleh notaris dan bisa diperoleh di kantor pengadilan.

Setelah semua dokumen tersebut tersedia, maka langsung kirimkan dokumen tersebut kepada keluarga kita untuk disatukan dengan form pengajuan izin tinggal keluarga. Dan pastikan bahwa resident permit yang kita miliki masih berlaku minimal 6 bulan. Jika tidak, maka kita perlu perpanjang dulu Resident permit kita sebelum keluarga kita mengajukan permohonan izin tinggal keluarga.

Secara singkat, selain dokumen dasar pengajuan izin tinggal di Austria seperti akta lahir (istri & anak), SKCK, dan surat nikah yang telah dilegalisasi, dokumen tambahan yang diperlukan adalah

  1. Form Aplikasi Resident Permit Keluarga (termasuk anak-anak)
  2. Dokumen kontrak rumah
  3. Meldezettel dengan alamat rumah baru
  4. Bukti pendanaan (Surat Keterangan Beasiswa, rekening Koran, dsb)
  5. Bukti Asuransi pengundang
  6. Fotokopi resident permit pengundang.

Proses pengajuan resident permit keluarga ini, memerlukan waktu berbulan-bulan, tergantung beban kerja yang sedang ada di kantor imigrasi Austria. Jika sudah mendapat konfirmasi dari kedutaan Austria terkait persetujuan resident permit keluarga kita, langkah berikutnya adalah mengajukan Visa-D.

Begitulah kira-kira dokumen persyaratan izin tinggal keluarga untuk menyertai kita selama belajar di Austria. Semoga dapat menjadi jalan untuk berkumpul bersama keluarga dan menjadi sumber tambahan semangat belajar…

Foto bersama di atas pesawat saat penerbangan Jakarta-Wina

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Jejak Austria dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s