Menulis…


Menulis? Ya.. Aktivitas yg mulai sy lakoni sejak saya kelas 2 SMA ini ternyata memiliki makna tersendiri bagi saya pribadi. Ketika tahun lalu sy melihat2 file2 arsip tulisan saya di komputer, tiba2 saya tersenyum sendiri dan bertanya2, “kok bisa ya dulu nulis seperti ini, secara lugu banget saya saat itu.” Dan ketika sekarang2 sy melihat tulisan2 yg ada di blog dan notes facebook sy, ternyata ada semacam “gelora” baru dalam diri ini. Ya, tulisan itu seperti “berbicara” pada saya “Pras, lihat nih.. ini tulisan kamu lho dulu..” Tulisan2 itu seperti memberi semangat dan inspirasi bagi saya ketika sedang lesu untuk bangkit menjadi cahaya bagi kehidupan. Ya, jika tulisan itu belum menjadi manfaat bagi khalayak, minimal bisa menjadi manfaat bagi diri saya sendiri untuk bercermin siapakah diri saya ini sebenarnya.

Tulisan yg pertama kali saya buat adalah tulisan untuk mengisi sebuah rubrik dalam majalah yg akan dikeluarkan oleh kerohisan SMA sy ketika itu. Ketika itu, tulisan yg sy kirimkan adalah ttg rahasia ilmu pengetahuan di bumi ini. Itu tulisan pertama sy dimuat di media umum, meski baru lokal SMA. Namun, ternyata tidak sampai di situ. Setelahnya (sekitar tahun 2002) sy pun pernah menulis sebuah artikel lepas, ya sebut sj begitu, krn sy pun tidak tau bentuk tulisan apa yg saya buat ketika itu, hanya ingin menuangkan pikiran dalam bentuk tulisan. Dan ketika iseng2 meminta Mbah Google untuk mencari persebaran nama sy di internet (PD amat ya..), sy kaget ternyata tulisan itu secara tidak sadar sudah tersebar di beberapa blog yg sy sendiri tidak tau siapa pemilik blog itu. Tapi ya ga apa2, semoga tulisan itu bisa memberi manfaat bagi semua orang.

Ada lagi pengalaman lain, yg jika skrg sy pikir2, kok bisa ya seperti itu.. Alkisah, ketika itu seorang guru Bahasa Indonesia saat saya kelas 3, menawarkan kepada semua murid yg ada di kelas untuk mengirimkan tulisan dalam rubrik suara pelajar di koran Pikiran Rakyat (PR). Kalau tidak salah dulu itu temanya ttg Kenaikan Harga Listrik. Dan apa yg terjadi kawan..?? Tanpa disangka tulisan sy itu dimuat oleh PR. Ini merupakan pengalaman pertama sy dimuatnya tulisan sy sebuah media massa besar. Namun sayang, saat sy mencoba mengirimkan kembali tulisan untuk edisi berikutnya malah tidak dimuat (hehe.. benar2 kebetulan berarti).

Ada sebuah cita2 yg ingin saya capai pada suatu saat, yaitu bisa menerbitkan sebuah buku. Cita2 itu hampir mewujud ketika saya lulus kuliah. Ketika itu saya pernah ditawari untuk menjadi co-writter  sebuah buku bertema teknologi telekomunikasi. Namun, entah kenapa ketika itu saya “agak malas” untuk menyelesaikannya. Sampai akhirnya sy tidak melanjutkannya.

Ya.. Menulis memang bukan perkara yg mudah. Banyak orang yg lebih memilih banyak bercerita ketimbang menulis. Hal itu tidak salah. Namun, dengan menulis ada kelebihan lain yg tidak didapat, yaitu memori untuk setiap pikiran yg muncul menjadi tahan lama. Jadi ingat perkataan Ali bin Abi Thalib r.a, “Ikatlah ilmu dengan menuliskannya.” [PHM]

sumber gambar : http://ramlannarie.wordpress.com

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Celotehan, Cita-cita, Hikmah, Kisah Hidup dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s