Sang Pemburu…


Jumat, 7 November 2008 jam21.45 handphone saya berbunyi. Heran saya mendengar deringan handphone saya pada waktu yang tidak biasa. Ternyata dari seorang kawan dekat saya sebut saja Si A. Dia menghubungi saya untuk minta tolong karena ada teman di kampusnya yang kemasukan jin alias kesurupan. Hati saya sih berkata, wah gila, bisa-bisanya nih orang hubungi saya untuk hal-hal ginian. Tapi karena rasa ingin membantunya tinggi, saya bilang saja “Ok.. Saya bantu carikan solusi.”

Pertama, hubungi guru ngajinya. Ternyata beliau sedang rapat, sehingga pembicaraan segera disudahi. Bingung saya.. harus hubungi siapa lagi.. Namun, kebingungan itu segera hilang saat teringat salah seorang teman saya yang lain, sebut saja Si B. Saya hubungi dia, dan kebetulan dia sedang berada di dekat kampus tersebut. Langsung saja saya minta dia untuk nunggu saya di posisinya saat itu untuk kemudian saya jemput. Perjalanan pun tak semudah itu. Ternyata ban belakang motor saya bocor. Sehingga saya harus menghubungi teman saya yang ada di kampus itu untuk menjemput kami. Kami pun meluncur menuju TKP untuk melakukan investigasi.

Saat kami datang, suasana tampak sudah aman terkendali. Sang korban pun sudah menunjukkan kondisi yang membaik. Walaupun suasana sudah agak terkendali, saya dan Si B tidak serta merta meninggalkan kembali TKP. Kami memutuskan untuk melihat dan menunggu dulu sang korban. Saat sang korban melewati saya, tiba-tiba muncul perasaan bahwa masih ada sesuatu yang aneh dengan sang korban. Ternyata dugaan saya ini benar. Sekitar 3 meter jaraknya dari saya, Sang Korban pun kembali kemasukan. Untuk teman-temannya di kampus itu sigap untuk kembali mengendalikan sang korban. Melihat kondisi itu Si B langsung berinisiatif untuk mengatasi masalah tersebut. Dan Alhamdulillah, atas izin Allah kami berhasil melepaskan Sang Korban dari gangguan jin tersebut.

Memang kekuatan mahluk itu bisa sangat besar. Tapi tetap tidak akan ada yang dapat mengalahkan Sang Pencipta. Itulah hikmah yang saya dapatkan pada hari ini.

Walaupun seperti seorang tim pemburu hantu dan merinding bulu kuduk saya saat mengetik tulisan ini. Tapi biarlah itu semua menjadi jalan pembelajaran bagi saya.. [PHM]

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Hikmah. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Sang Pemburu…

  1. ikhwanabd berkata:

    ckckck….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s