Ramadhanku Tahun Ini…


7 Ramadhan 1429H

Alhamdulillah.. 7 hari sudah ku lalui bulan Ramadhan ini. Walaupun memang ada beberapa targetan pribadi di Bulan Ramadhan yang belum maksimal, tapi setidaknya ada suatu keistimewaan tersendiri dibandingkan Ramadhan-ramadhan sebelumnya. Bukannya seperti sahabat-sahabatku yang lain yang menjalani Ramadhan tahun ini sebagai Ramadhan pertamanya dengan status yang berbeda, melainkan karena pada bulan Ramadhan ini saya dapat mengoptimalkan Birrul Walidain saya, terutama pada Ibu saya.
Pada Ramadhan ini, saya lebih banyak berada di rumah bersenda gurau dengan keluarga tercinta, disamping amanah-amanah aktivitas sebelumnya yang masih saya jalankan. Dengan keberadaan saya di rumah ini, saya dapat melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah yang sebelumnya tidak dapat saya kerjakan karena tersitanya waktu oleh aktivitas kuliah dan lain-lain. Selain itupun, pada bulan Ramadhan ini terlihat cahaya-cahaya kebaikan dalam aktivitas dakwah di organisasi saya kemarin. Keluangan waktu itu bukan karena saya menghilangkan aktivitas-aktivitas saya. Melainkan lebih disebabkan oleh selesainya Kuliah saya di ITB dan amanah formal saya di KARISMA secara bersamaan. Sehingga saya tinggal mengoptimalkan aktivitas-aktivitas sisa saya sebelum memperoleh pekerjaan tetap sambil menyelesaikan beberapa buku yang rencananya akan diterbitkan.
Maklum, pada bulan Ramadhan tahun lalu hampir lebih dari 15 hari saya tidak buka puasa di rumah, bahkan sahur pun demikian. Bukan karena adanya masalah di rumah, melainkan karena adanya “panggilan kemanusiaan” dari saudara-saudara di belahan Indonesia sebelah barat yang ketika itu dilanda Bencana Gempa Bumi, tepatnya di Kota Bengkulu. Saat itu, saya didaulat oleh teman-teman relawan Salman untuk menjadi Koordinator Korps Relawan Salman yang berada di bawah Rumah Amal Salman ITB. Dengan amanah tersebut menjadikan saya harus mengendalikan Program Peduli Kemanusiaan bagi Korban Bencana Gempa Bumi di Bengkulu, bahkan sampai harus turun ke lapangan langsung dalam menjalankan program recovery pasca bencana di Bengkulu. Padahal saat itupun adalah masa-masanya UTS, sedang gencar-gencarnya bimbingan Tugas Akhir, sehingga waktu untuk di rumah pun tersita banyak…
Yaa Allah… Terbersit dalam hati ini sebuah keinginan untuk menjadikan bulan Ramadhan tahun ini sebagai bulan peningkatan Birrul Walidain saya, sebelum mulai kerja yang kemungkinan menuntut saya untuk sering berada di lapangan. Selain juga pencanangan rencana-rencana hidup selanjutnya…
Yaa Allah… Jadikanlah bulan Ramadhan tahun ini sebagai Ramadhan terbaik bagi saya dibandingkan Ramadhan-ramadhan sebelumnya. Tunjukkanlah jalan hidup berikutnya yang terbaik bagi saya juga bagi orang-orang yang berada di sekitarnya… Mudahkanlah segala urusan yang mengikutinya dalam melintasi jalan hidup itu… [PHM]

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Kisah Hidup. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s