“Ayam Kampus … “


Mungkin sudah banyak yang mendengar tentang ayam kampus ini. Namun, terus terang saja, saya yang baru mendengar beberapa hari yang lalu dalam sebuah tayangan berita di TV, sangat terkejut.

“Gila…!!!” Itulah kalimat yang pertama kali keluar dari mulut saya. Betapa tidak, sebuah tindakan asusila ini ternyata sudah masuk kampus dan terorganisasi dengan sangat rapi dan kuat. Sampai-sampai tidak hanya melibatkan oknum mahasiswa, tetapi juga dosen sebagai tenaga pendidik dalam kampus tersebut. Dan ternyata, menurut informasi yang saya dapatkan bahwa “ayam-ayam kampus” ini sudah membentuk sebuah komunitas yang bersifat underground.

Bagaimana nasib bangsa ini??? Sebuah institusi pendidikan yang seharusnya menjadi tulang punggung bangsa dalam perbaikan moral bangsa, malah menyuguhkan suatu hal yang justru menjatuhkan moral bangsa. Orang-orang intelektual di dalamnya, yang seharusnya menjadi motor penggerak perbaikan moral bangsa, malah menjadi aktor utama kerusakan moral bangsa ini. Orang-orang intelektual yang seharusnya memberikan solusi perbaikan bangsa, malah memberikan kontribusi keterpurukan bangsa.

Sangatlah benar dalam Al-Quran bahwa manusia akan dilalaikan dengan hal-hal yang bersifat kesenangan sesaat tanpa memperhatikan akibat setelahnya. Dengan kondisi seperti ini, sepertinya pendidikan agama yang hanya dialokasikan 1-2 SKS dalam perkuliahan, harus ditingkatkan menjadi setara dengan mata kuliah-mata kuliah lainnya, minimal 3 SKS. Pendidikan agama yang tidak hanya diberikan di kelas, tetapi terdapat sebuah mekanisme pengawasan yang mendorong untuk dilaksanakan secara utuh. Wallahu’alam… [PHM]

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Aktual. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s