Rudolf Kompfner “Ilmuwan Gelombang Mikro berlatar belakang arsitektur”


Dalam perjalanan kuliah “The ICE age” yang saya ikuti selama semester ini, sampailah pada tugas presentasi mengenai tokoh-tokoh yang ada di balik Bell Laboratory. Dan saya mendapat kocokan untuk mempresentasikan seorang tokoh yang bernama Rudolf Kompfner.

Bagi para penggiat Rekayasa Gelombang Mikro atau bahasa kerennya biasa disebut dengan RF/Microwave Engineering tentu tidak asing lagi dengan berbagai jenis tabung gelombang mikro (Microwave Tube), seperti Klystron, Magnetron, ataupun Traveling-Wave Tube dengan berbagai aplikasinya seperti pembangkit gelombang mikro maupun amplifier.  Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Scientist | Meninggalkan komentar

Berbagi Tiket Tram


Ada pemandangan unik yang saya temukan setelah beberapa bulan berada di salah satu kota pelajar di negeri Franz Joseph ini. Pemandangan yang lumrah terjadi di atas tram sebagai moda transportasi publik yang biasa saya gunakan untuk bepergian baik ke kampus, alun-alun kota, maupun pusat belanja (hehehe…). Pemandangan tersebut adalah ada kebiasaan para pengguna tran untuk berbagi tiket. Kok bisa… ? Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Celotehan, Jejak Austria, Travelling | Meninggalkan komentar

Merantau menjadikan orang lebih bijak


Sejak kedatangan saya di Austria pada Oktober 2015, peringatan Maulud Nabi Muhammad saw di KBRI Wina, Austria, pada awal Januari 2016 lalu merupakan momen pertama bagi saya untuk dapat bertegur sapa atau bersilaturahmi dengan Masyarakat Muslim Indonesia di Austria. Pada saat itu, ustadz pemateri mencuplik sedikit kata mutiara dari Imam Syafi’i yang intinya berbunyi, “Merantaulah kalian, maka kebijaksaan diri akan kalian peroleh.”

Penasaran dengan nukilan kata mutiara tersebut, ditambah ada suatu kejadian yang mengingatkan kembali tentang kata mutiara tersebut, maka berselancarlah saya di dunia maya sehingga menemukan bahwa hal tersebut merupakan syair yang digubah oleh Imam Syafi’i. Berikut adalah syair lengkap tersebut.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Hikmah, Jejak Austria | Meninggalkan komentar

Polemik Jumlah SKS Kuliah S2 di Indonesia


Ini merupakan salinan tulisan saya yang ada di FB saya. Sengaja saya tulis juga di sini agar bisa menjadi salah satu persfekti lain dalam menanggapi terbitnya Peraturan Menteri No. 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Salah satu polemik yang muncul dari keluarnya Permen ini adalah mengenai jumlah SKS program Magister yang naik menjadi dua kali lipat dari 36 SKS menjadi 72 SKS. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Aktual, Pendidikan | Tag , , , , , | 6 Komentar

Memantaskan Diri….


Di dalam Surat ke-2 Al-Quran ayat terakhir, yaitu Al-Baqarah:286, tertulis penggalan firman Allah yang berbunyi “Laa yukallifullaahu nafsan illa wus’ahaa..” yang jika diartikan secara bebas artinya adalah “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya”. Hal ini berarti bahwa segala beban, tugas dan tanggung jawab yang kita pikul selama ini sangatlah sesuai dengan kemampuan dan kapasitas yang kita miliki saat ini. Hal ini menyiratkan pula bahwa Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Celotehan, Hikmah | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Doa untuk Putraku


Tulisan ini barangkali sebuah goresan tinta dari seorang Jenderal yang bernama Douglas Mac Arthur. Tulisan ini biasa saya lihat pada suatu papan besar ketika setiap kali memasuki sebuah ruangan di Kompleks Masjid Salman ITB. Telah lama saya ingin menyalin tulisan ini, dan Alhamdulillah saya menemukan salinan tulisan ini dalam akun FB teman seangkatan saat SMA dan kuliah dulu.

Semoga tulisan ini menjadi inspirasi bagi anak2ku kelak…  Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Hikmah | Tag , , , | 1 Komentar

“Konsep Keseimbangan” dalam Sistem Komunikasi Wireless


Dalam dunia filosofi china kita mengenal istilah “Yin-Yang”. Salah satu kaedah yang terkandung dalam istilah ini adalah bahwa di dalam sisi gelap terdapat sisi terang dan sebaliknya, di dalam sisi terang terdapat sisi gelap. Hal ini menunjukan bahwa segala sesuatu pasti akan hadir secara berpasangan.

Dalam ajaran Islam, kita dapat melihat konsep keseimbangan ini melalui penciptaan alam semesta. Bersama dengan penciptaan Matahari, Allah pun menciptakan Bulan. Atau bersamaan dengan penciptaan siang, Allah pun menciptakan malam. Selain itu, jika kita merujuk pada Al-Quran Surat Al-Insyirah, 94:6-7, konsep keseimbangan inipun masih berlaku. Ayat tersebut menunjukkan bahwa bersama dengan kesulitan terdapat kemudahan dan bersama dengan kemudahan ada kesulitan.

Apakah itu berlaku juga pada bidang rekayasa?  Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Sistem Komunikasi, Teknologi | Tag , , , , , , , | Meninggalkan komentar